RSS

Mengapa Silaturahmi itu penting??? apa ada yang tau??? mari kita belajar bersama!!!

17 Jun

Setiap kita memiliki perasaan yang berbeda-beda tatkala tampaknya hilal bulan Syawwal, pertanda akan berlalu bulan Ramadhan yang berkah. Ada yang merasa sedih karena akan berpisah dengan bulan yang di dalamnya  ia dapat menuai banyak pahala dan keutamaan, sedangkan ia tidak tahu akankah ia dapat bersua kembali dengannya.

Ada yang bergembira karena merasa telah menyelesaikan tugas puasa  selama sebulan penuh dan pada besok hari ia akan merayakan hari kemenangannya. Dan masih banyak lagi perasaan-perasaan lain yang dimiliki masing-masing kita, sesuai dengan tingkat pengetahuan dan kesadaran tentang keutamaan Ramadhan.

Pengertian Silaturahim

Silaturahim terbagi menjadi dua, yaitu silaturahim secara umum dan silaturahim secara khusus. Silaturahim menurut pengertian umum adalah hubungan sesama muslim secara umum yang wajib dieratkan dengan kecintaan, saling menasehati, bersikap adil, bertindak arif dan menunaikan hak-hak mereka baik yang bersifat wajib maupun sunnah.

Adapun secara khusus bisa dalam bentuk tambahan nafkah kepada sanak kerabat, mengenali keluh kesah mereka, lapang dada terhadap kekurangan mereka serta memaafkan kesalahan mereka.

Pentingnya Silaturahim

Di jaman yang semakin maju ini, ada gejala yang merupakan kemunduran bagi seorang muslim. Salah satunya dengan tidak diperhatikan lagi (atau bahkan diputus?) silaturahim atau menyambung persaudaraan. Dikatakan kemunduran karena silaturahim termasuk amal shalih yang punya banyak manfaat. Memang, merupakan salah satu tanda dekatnya hari kiamat adalah adanya pemutusan silaturahim

Di sisi lain silaturahim yang dilakukan dengan mengharap ridha Allah akan menghasilkan keberkahan umur dan rizki. Kedamaian hidup dapat lestari serta kemuliaan akan tercapai di dunia maupun di akhirat.

Allah berfirman:

    {  وَالَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهْدَ اللهِ مِن بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَآ أَمَرَ اللهُ بِهِ أَن يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي اْلأَرْضِ أُوْلَئِكَ لَهُمُ الْلَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوءُ الدَّارِ }

Artinya: Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk(jahannam).” (QS. Ar-Ra’d:25)

Dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda:

(( مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِيْ رِزْقِهِ وَ أَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِيْ أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ ))

Artinya: “ Barang siapa yang ingin diluaskan rizkinya dan ditambah umurnya maka hendaknya menyambung silaturahim.”(H.R Abu Dawud, Bukhari dan Muslim)

Silaturahim yang hakiki bukanlah menyambung hubungan baik terhadap orang yang telah berbuat baik kepada kita, namun silaturahim  yang hakiki adalah menyambung hubungan yang telah putus dan retak serta berbuat baik kepada  orang yang telah besikap buruk kepada kita.

Rasulullah bersabda:

(( لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِي وَ لَكِنْ اَلْوَاصِلُ اَلَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا ))

“ Sesungguhnya bukanlah orang yang menyambung silaturahim itu orang yang membalas kebaikan, namun orang yang menyambung silaturahim adalah orang yang menyambung hubungan dengan orang yang telah memutuskan silaturahim.”(H.R Bukhari)

Allah secara khusus menyebutkan di dalam Al-Qur’an betapa pentingnya silaturahim ini.

Allah berfirman:

 {  يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا

 وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَآءَلُونَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا }

Artinya:” Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”

(Q.S. An-Nisa’: 1)

Allah I juga berfirman:

{  وَاعْبُدُوا اللهَ وَلاَتُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى }

Artinya:” Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak dan karib-kerabat,”(Q.S An-Nisa’: 36)

Silaturahim Di Saat Lebaran

Sebagian besar masyarakat kita menjadikan momen lebaran untuk silaturahim. Padahal mengkhususkan silaturahim( biasa dihiasi dengan mudik ) pada saat lebaran tidak ada satu dalilpun baik Qur’an maupun Sunnah Nabi yang shahih yang memerintahkannya. Silaturahim dianjurkan kapan dan di mana saja tanpa ada pembatasan waktu dan tempat Wallahu A’lam.( A.M)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 17, 2012 in Pribadi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: